{{:: 'cloud_flare_always_on_short_message' | i18n }}
Check @genius for updates. We'll have things fixed soon.
Https%3a%2f%2fimages

Akad (Engagement)

Payung Teduh

Akad (Engagement) Lyrics

[Verse 1]
Betapa bahagianya hatiku saat
Ku duduk berdua denganmu
Berjalan bersamamu
Menarilah denganku


[Verse 2]
Namun bila hari ini adalah yang terakhir
Namun ku tetap bahagia
Selalu kusyukuri
Begitulah adanya


[Pre-Chorus]
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
Dan buat kau bersedih


[Chorus]
Bila nanti saatnya telah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah telah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan di ujung waktu
Sudilah kau temani diriku

[Solo]

[Pre-Chorus]
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
Dan buat kau bersedih

[Chorus]
Bila nanti saatnya telah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah telah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan di ujung waktu
Sudilah kau temani diriku

[Outro]
Sudilah kau menjadi temanku
Sudilah kau menjadi istriku

More on Genius

About “Akad (Engagement)”

(Unreviewed)

Dalam “Akad,” Payung Teduh menggambarkan suasana bahagia di sebuah prosesi akad nikah. Dalam lagu ini, band yang bergenre jazz-Kroncong fusion menceritakan perasaan optimisme dan keraguan dalam menghabiskan sisa hidup mereka dengan orang tersayang mereka.


In “Akad,” translates as “engagement,” Payung Teduh depicts the lively atmosphere during the process of a marriage engagement. Throughout the song, the Indonesian jazz-Kroncong fusion band elaborates the feeling of optimism and doubt on spending the rest of life with a loved one.

"Akad (Engagement)" Track Info